|
eLPERA (Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat)/People Economic Empowerment Institute adalah organisasi non pemerintah yang secara sadar memilih pemberdayaan ekonomi rakyat sebagai entrypoint strategis dalam mengupayakan terwujudnya suatu tatanan kehidupan sosial ekonomi yang adil dan setara. Pendirian eLPERA diinspirasi oleh kesadaran dari hasil refleksi pengalaman panjang selama tahun 1988 – 1999 dari sejumlah aktivis LSM dan pemerhati masalah sosial ekonomi yang dahulu pernah bekerja dan bersentuhan dengan kegiatan Yayasan Pusat Peran serta Masyarakat (PPM) Irian Jaya. Keprihatinan yang mendalam terhadap realitas kehidupan sebagian besar rakyat di Papua yang masih mengalami proses marginalisasi secara ekonomi, hukum, politik, dan kebudayaan merupakan sumber motivasi untuk melakukan tindakan-tindakan perubahan. Keprihatinan bersama terhadap berbagai rana kehidupan masyarakat tersebut kemudian melahirkan kesepakatan untuk mendirikan sebuah lembaga yang diharapkan dapat menjadi wadah penampung apresiasi dan partisipasi masyarakat dalam mengupayakan suatu proses perubahan ke arah yang lebih baik. Berdasarkan kesadaran, keprihatinan, dan semangat untuk suatu perubahan di atas maka tepat pada tanggal 30 Juni 1999 melalui Akte Notaris Prakoso, SH Nomor : 80 didirikanlah Yayasan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Papua dengan singkatan nama eLPERA yang berkedudukan di Ibukota Provinsi Papua – Jayapura.
MAKSUD dan TUJUAN eLPERA didirikan dengan maksud dan tujuan untuk menggalang dan memperkuat jaringan kerjasama dengan lembaga-lembaga yang sah baik di dalam negeri maupun di luar negeri yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap upaya-upaya pemberdayaan masyarakat sipil yang berbasis pada potensi dan kemampuan rakyat di Provinsi Papua yakni : a. Mengembangkan sistem dan mekanisme kerjasama antar kelompok dalam memperjuangkan kepentingan bersama. b. Menumbuhkan dan mendorong kesadaran kritis rakyat, khususnya rakyat di Provinsi Papua dalam mengembangkan prakarsa, partisipasi dan keswadayaan untuk melakukan berbagai perubahan kebijakan pembangunan yang semakin berpihak pada kepentingan rakyat. c. Meningkatkan keberdayaan ekonomi rakyat sebagai entry point strategis dan inti kekuatan setiap perubahan dalam upaya meningkatkan harkat dan martabat kemanusiaan.
USAHA Untuk mencapai maksud dan tujuan di atas, maka diselenggarakan berbagai usaha sebagai berikut : a. Memprakarsai dan memfasilitasi pembentukan jaringan kerja dan kerjasama antara lembaga-lembaga, atau kelompok-kelompok rakyat. b. Menyelenggarakan pengkajian terhadap masalah-masalah pembangunan khususnya pembangunan ekonomi di Provinsi Papua melalui kegiatan-kegiatan seperti; penelitian, seminar, workshop, panel diskusi, dan sebagainya. c. Melaksanakan kegiatan pendokumentasian dan penyebaran informasi tentang potensi ekonomi rakyat, khususnya kepada rakyat Provinsi Papua melalui; penerbitan buku, majalah, laporan-laporan, brosur, pamflet, stiker, dan sebagainya. d. Melaksanakan kegiatan penyadaran kritis rakyat melalui kegiatan pelatihan, kursus-kursus, pendampingan, magang dan pengembangan model-model pendidikan alternatif lainnya baik formal maupun informal; perguruan tinggi, sekolah-sekolah keguruan dan kursus-kursus. e. Melaksanakan kerjasama program dibidang peningkatan keberdayaan rakyat dalam pembangunan melalui kegiatan-kegiatan; fasilitasi perencanaan pembangunan partisipatif, fasilitasi konsultasi pembangunan antara rakyat dan pemerintah maupun legislatif, fasilitasi pembinaan manajemen kelompok usaha rakyat, dan fasilitasi pemberian modal usaha rakyat. f. Mengembangkan kerjasama program advokasi dalam rangka mendorong kebijakan pembangunan yang berbasis pada kepentingan rakyat, serta meningkatkan kesadaran kritis rakyat tentang hak dan kewajiban selaku warga negara dan warga masyarakat, demi terwujudnya kesatuan dan persatuan bangsa. g. Berbagai usaha dalam pengertian yang seluas-luasnya dan tidak bertentangan dengan maksud dan tujuan.
VISI Masyarakat dan kelompok dampingan memiliki kesadaran kritis untuk mengembangkan prakarsa, partisipasi, dan keberdayaan ekonomi guna mendorong terwujudnya pelaksanaan pembangunan yang lebih demokratis, berkeadilan, dan manusiawi.
MISI Meningkatkan kerjasama jaringan dan kelompok masyarakat dalam memperjuangkan nilai-nilai demokrasi, keadilan, perlindungan hak azasi manusia, dan kesetaraan gender. • Meningkatkan kesadaran kritis rakyat untuk mengembangkan prakarsa, partisipasi, keswadayaan, dan nilai-nilai kearifan lokal, dalam rangka memperjuangkan hak-haknya maupun menunaikan kewajibannya selaku warga masyarakat dan warga negara. • Meningkatkan keberdayaan ekonomi rakyat sebagai entry point strategis dan inti kekuatan rakyat dalam melakukan setiap perubahan.
PENGALAMAN PELAKSANAAN PROGRAM Secara kelembagaan maupun perorangan, eLPERA dan staf eLPERA pernah terlibat dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
1. Bidang Penelitian dan Advokasi : • Studi Akultutrasi Budaya • Studi Peluang pengembangan Pedagang Kaki Lima. • Studi Potensi Komoditas Lokal (Tanaman Pinang). • Studi Gender • Studi Pengusaha Mikro, Kecil dan Menengah. • Studi Kearifan Lokal Komoditas Pala • Advokasi Pemasaran Kakao • Pengembangan data base potensi Kampung • Dialog Lintas Strata • Lokakarya Evaluasi Pembangunan dan Konsultasi Pembangunan • Lokakarya Renstra Penguatan Kelembagaan Ekonomi Rakyat • Advokasi Tanaman Sagu • Advocacy Tata Niaga Pala • Advocacy Perencanaan Partisipatif
2. Bidang Pelatihan • Pelatihan Manajemen Usaha Produktif dan Koperasi • Pelatihan Gender • Pelatihan TOT , CO & PRA • Pelatihan TOF Strategic Plan • Pelatihan Penyusunan RPJMK, RKPK dan APBK • Pelatihan Managemen Keuangan • Pelatihan Advocacy • Pelatihan Resolusi Konlik • Pelatihan Analisa Sosial untuk masyarakat dampingan
3. Bidang Pengembangan Ekonomi Rakyat; • Diversifikasi Tanaman Pangan. • Budidaya Ikan Tawar. • Pengolahan Produksi Kelapa Dalam. • Penguatan Jaringan Tata Niaga Kakao. • Pendampingan Pengusaha Kecil dan Mikro (RBS) • Pendampingan Kelompok Usaha Perempuan (Penjual Ikan Asar), Penjual Pinang, dan Petani Tambak (PKM) • Pemberdayaan Kelompok Nelayan • Pemberdayaan Kelompok Petani Kakao • Pemberdayaan Kelompok Petani Plasma Kelapa Sawit • Pemberdayaan Kelompok Usaha Produktif Perempuan • Pemberdayaan Lembaga Ekomoni Lokal (Koperasi)
4. Bidang Kesehatan dan Lingkungan; • Transformasi Teknologi Pembangunan Rumah Sehat. • Pembangunan Perumahan Rakyat secara Partisipatif • Transformasi Pengetahuan Perawatan Balita dan Ibu Hamil • Pembuatan Master Plan Kampung secara Partisipatif.
KELEMBAGAAN Secara fungsional dan operasional eLPERA hanya memiliki dua struktur kelembagaan, yaitu Badan Pengurus dan Badan Pelaksana. Pendiri Yayasan hanya merupakan pelaku sejarah yang tidak melembaga dalam organisasi eLPERA. Dengan demikian semua keputusan organisasi diletakkan pada proses musyawarah Badan Pembina selaku pengawas dan Badan Pengurus selaku penanggung jawab operasional kegiatan eLPERA,
STRUKTUR ORGANISASI (eLPERA) 2009 - 2012
DEWAN - PEMBINA
Ketua : Drs. H.M. Saleh Inan Wakil Ketua : DR. H. Wahidin Puarada, M.Si Sekretaris : Yul Chaidir Hassan, M.Si Wakil Sekretaris : Budi Setyanto, SH Bendahara : rumatumia M. Kasim, SE
BADAN – PENGURUS Direktur Eksekutif : Drs. Iskandar Alam Banau Manajer Keuangan dan adm. : Rumatumia M. Kasim, SE. Manajer Program : Syarafudin Kelibia Cashier : Kalsun Buyung Tata Usaha : Zainudin Kelsaba
DEVISI – DEVISI Pemberdayaan Masyarakat Basis: Ahmad Lisaholet Adv. & Pengembangan Jaringan : Khairil, SE (Koord.) & Syaiful, S.Ag Pengembangan Media & : Abdullah Kusa, S.Sos Data dan Pelaporan
|