|
Written by adminfoker
|
|
Saturday, 24 April 2010 10:10 |
|
Primari (akronim dari Prakarsa Bagi Masyarakat Mandiri), adalah lembaga swadaya masyarakat yang bergerak dalam bidang kesehatan masyarakat. Lembaga kemanusiaan ini bersifat nirlaba dan tidak menginduk kepada suatu golongan, faham, agama ataupun partai politik tertentu.
Primari didirikan pada tanggal 20 Mei 1999 dengan pengesahan akta notaris di Nabire, dalam bentuk Yayasan. Pada ulangtahunnya yang ke-7, bentuk organisasi diubah menjadi Perkumpulan (Akta no. /2006), agar lebih sesuai dengan kondisi organisasi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Visi Primari adalah mewujudkan masyarakat yang mandiri di bidang kesehatan; yakni mampu menolong diri mereka sendiri dalam menangani masalah-masalah kesehatan. Untuk mewujudkan visi ini, Primari menjalankan misinya dalam bentuk program-program Pelayanan Kesehatan Dasar, dengan berfokus pada Penanggulangan Penyakit Menular. Penyakit-penyakit menular yang sedang dan pernah dibidangi yaitu penyebab terbanyak kematian di Papua, antara lain HIV/AIDS/IMS, Malaria, Pnemonia dan Diare. Dalam menjalankan misinya, Primari mengutamakan prinsip-prinsip: pengembangan sumber daya setempat, kesetaraan jender, kemitraan dengan berbagai pihak serta keberlanjutan.
Kebanyakan kegiatan Primari diterapkan melalui kerja sama dengan lembaga-lembaga terkait atau melalui pemberdayaan kelompok- kelompok sasaran. Pendekatan-pendekatan yang dipakai antara lain berbagai bentuk KIE (Komunikasi-Informasi-Edukasi) serta pengembangan medianya, dan pembangunan/ pengadaan sarana .
Wilayah kerja lembaga ini adalah Propinsi Papua, dengan prioritas Kabupaten Nabire dan Kabupaten Paniai. Kantor pusat Primari berada di Nabire, kota kecil yang terletak di teluk Cenderawasih di pesisir utara Pulau Papua.
Manajemen Primari sehari-hari dijalankan oleh Pelaksana Kegiatan yang dipimpin oleh Direktur Pelaksana. Direktur pelaksana membawahkan staf-staf program, keuangan, administrasi dan pengembangan usaha. Staf Pelaksana terdiri dari 8 orang staf tetap yang juga merupakan Pengurus Perkumpulan, dan sejumlah staf kontrak lainnya yang banyaknya tergantung kebutuhan proyek yang sedang dijalankan. Laporan Pengurus mendapat saran dan umpan balik dari Badan Penasehat yang beranggotakan 3 orang.
Sumber dana terbesar yang membiayai kegiatan-kegiatan Primari adalah bantuan dari lembaga-lembaga internasional. Sebagian kecil berasal dari bantuan pemerintah daerah, usaha serupa bisnis dan sumbangan-sumbangan pribadi.*
|